Kepada Pak Jokowi.


Kepada Pak Jokowi yang saya kagumi,

Persilahkan saya memperkenalkan diri saya. Saya salah satu anak bangsa yang tidak cukup memiliki adat ke-Indonesiaan, oleh karena itu saya tersingkir oleh seleksi alam dan memgembara ke negara tetangga.
Kami biasa disebut tidak nasionalis dan diremehkan sebagai setengah warga negara Indonesia atau traitor.
Hingga detik ini setiap kali saya berpergian ke negara-negara barat dan bertemu dengan para pelancong dari negara barat, mereka selalu berkomentar sama mengenai Indonesia, “your country is beautiful and the people are friendly.”
Benarkah begitu? Jika iya, mengapa banyak sekali yang pergi?
Saya melanggar banyak sekali adat ketimuran atau ke-Indonesiaan. Saya memilih tinggal di negara yang memberikan saya kebebasan individual. Saya tidak mau dikukung oleh norma yang hipokrit dan ditahan oleh hukum-hukum tidak masuk akal sehat saya.
Pak Jokowi adalah penggemar musik metal, yang dulunya dianggap musik non-Indonesia, dan kita tau betapa orang Indonesia sangat anti menjadi non-Indonesia atau antek asing. Segala yang asing asing itu pasti jahat dan salah, ironis sekali karena konsumerisme akan barang asing justru sangat tinggi, dan kelakuan “konsumerisme” ini sendiri datangnya dari negara barat. Ironis? Atau munafik?
Saya percaya Pak Jokowi tidak anti asing, namun bukan berarti Pak Jokowi akan mengendurkan sovereignity negara kita.
Saya percaya Pak Jokowi mencari teman untuk membantu bangsa kita berkembang, bukan menjual jiwa bangsa kita ke mereka.
Kami, orang-orang Indonesia yang tinggal di negara lain, seringkali dianggap tidak peduli pada negara sendiri. Kami tidak menyalahkan mereka karena kami memang pergi meninggalkan Indonesia. Namun, apakah sungguh kami tidak peduli?
Kami ikut mengawal pilpres kemarin, ikut berpartisipasi menyuarakan aspirasi kami, padahal siapapun presiden nya dan siapapun yang menduduki kursi DPR, tidak akan merubah hidup kami disini. Semua demi apa? Demi bapak menang kah? Sesungguhnya bukan pak… Itu semua demi Indonesia yang lebih baik. Hanya saja kami punya keyakinan kalau bapak bisa membuat Indonesia menjadi lebih baik, oleh karena itu kami memilih bapak. “Faith can move the mountains.” Sungguh kuat keyakinan kami. Bapak menang 80% disini, Pak. :)
Sebagian dari hati kami masih ada di Indonesia, Pak. Suatu saat saya tentu ingin kembali menetap di tanah air sendiri, menua dan menutup mata saya disana. Tanah air adalah suatu hal yang tak mungkin bisa direbut atau diubah dari individu seseorang. Itu bagian dari identity.

Bapak sudah resmi terpilih menjadi Presiden ketujuh Indonesia. Mari kita jalankan revolusi mental yang bapak ide-kan itu.
Ubah mindset orang Indonesia yang suka menghakimi orang seenaknya.
Hapus pengkotak-kotak-an agama dan ras. Tolong mulai dari hapus kolom agama di KTP, Pak!
Biarkan kami percaya kembali kepada pemerintah, mencari perlindungan dan welfare dari pemerintah, bukannya takut kepada pemerintah yang seperti lintah darat selalu menyedot uang rakyat.
Bebaskan setiap individu untuk menjadi apapun yang mereka mau. Jangan kucilkan orang-orang dengan AIDS, komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender), dan para mantan pecandu narkoba. Mereka semua memiliki strugglenya masing-masing dan pemerintah tidak seharusnya menambah masalah mereka. Berikan hak yang sama rata kepada seluruh rakyak Indonesia, tanpa memandang label-label diatas.
Dukung para petani dan para peternak untuk Indonesia dapat kembali ber-swasembada pangan, saya yakin ini sudah ada di list nomor satu bapak. Saya percaya bapak bisa menyejahterakan rakyat kecil. :)
Tolong juga beri perhatian kepada para TKW yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di negara asing, Pak. Mereka sangat butuh perlindungan negara.
Jangan lupa juga revolusi mental untuk mencintai hewan sama seperti mencintai manusia. Mengutip kata-kata dari Mahatma Gandhi,

The greatness of a nation and its moral progress can be judged by the way its animals are treated

Saya ingat bapak pernah melakukan razia topeng monyet di Solo dan membebaskan monyet-monyet. Hanya Bapak satu-satunya politisi Indonesia yang begitu peduli dengan animal welfare dan saya menaruh harapan besar kepada Bapak. Semoga bapak suatu saat dapat membebaskan lumba-lumba yang ditawan di Ancol. Ingat, ini bagian dari revolusi mental kan, Pak? :)

Saya juga senang sekali ketika Bapak memilih Pak Jusuf Kalla sebagai wakil presiden. Bapak mengumumkan kabar bahagia itu tepat di hari ulang tahun saya. Benar-benar kado yang luar biasa untuk saya. Saya yakin Pak JK memiliki visi dan misi yang sama dengan Bapak. Apa yang Pak JK lakukan untuk Makassar sungguh luar biasa dan pribadi Pak JK yang humble dan apa adanya mengkoplimen Bapak sebagai tim yang solid dan saya optimis bisa me-revolusi mental bangsa ini.

Saya tidak akan mengulang-ulang lagi hal yang pastinya sudah sering Bapak dengar. Saya hanya ingin menyemangati Pak Jokowi untuk memulai perjalanan lima tahun kedepan yang pastinya penuh rintangan, melelahkan, namun saya harap dapat Bapak jalani dengan senyum optimis dan pikiran positif.
Kami, anak anak Ibu pertiwi yang jauh disini, akan selalu memberi doa untuk Indonesia. Kami mungkin jauh, tapi dekat di hati. :)

Terima kasih Pak Jokowi, yang secara tak langsung telah mempersatukan bangsa Indonesia dan telah memberi harapan baru kepada kami. Satu harapan cukup untuk membangkitkan semangat juang kami yang sudah lama tidur. Kami akan berjuang bersama Bapak.

Selamat bekerja, Pak Jokowi, presidenku. Selamat jalankan amanah.

Dengan hormat,
Meitriyana, si anak bangsa yang hobi mengembara.

18 thoughts on “Kepada Pak Jokowi.

  1. setuju dengan menghapuskan agama di ktp.. apa gunanya juga ya ada agama di ktp? :P

    kalo lumba2 di ancol, mestinya gak apa kali may selama emang dirawat dengan baik? yah sama kayak binatang di kebun binatang dan ikan2 di seaworld kan ya?
    kalo monyet di topeng monyet kan itu gak jelas perawatannya, mungkin malah disiksa… who knows…

  2. nice writings May! semoga Indonesia akan maju ke arah yang lebih baik dan semua rakyat mau bekerja sama dengan pemerintah mewujudkan Indonesia yang damai, sejahtera, dan maju.

  3. Nicely written!
    Anyway semoga Tuhan selalu beserta pak Jokowi dan memberinya Khidmat kebijaksanaan…. ( asli ini klise banget tapi beneran ini yang terngiang2 dihati gue May) gue liat ketulusan untuk melayani rakyat diwajahnya yang ndeso itu. Semoga benar begitu.

  4. Whatever you wrote here ( I’m illiterate in Bahasa Indonesia), I guess it can’t be anything but to express your relieve, happiness and high hopes after Jokowi could claim victory yesterday. It is wonderful indeed. It might be the dawn of a new era, a democratic game changer. Congrats to you and all your compatriots :).

  5. sama kayak yg lain, gua juga setuju dengan penghapusan kolom agama di KTP… tujuannya baik, tapi akhirnya bisa bikin ribut sana sini…

    semoga pak jokowi dan pak jk bisa membawa indonesia ke arah yg lebih baik ya…

  6. SETUJU!!! Sedih bgt. Banyak banget orang di Indonesia yg jadi rigid banget agama nya, dan kontra penghapusan agama di KTP atau malah sebal Ahok jadi gubernur Jakarta karena dia non-muslim dan keturunan Cina.

    Semoga pemerintahan Jokowi bisa mengembalikan kepercayaan rakyat akan system kepemerintahan yg adil, makmur dan transparan. Sehingga bisa sedikit melunturkan fanatisme agama yg berlebihan rakyat sekarang ini yg kemungkinan besar diakibatkan oleh cacat nya system kepemerintahan kita … Semoga sukses ya Pak!

  7. gw ga pernah ngaggep yg kerja di luar negeri itu pengkhianat loh, i envy them somehow. karena ga semua orang punya kesempatan pindah ke luar negeri, dan rata2 yang di luar punya kehidupan lebih baik dari disini, (yah rata2 yah, im not referring to TKW yang disiksa itu).. tapi emang banyak orang yg uda pindah dari Indonesia ga sepeduli itu sama Indonesia lagi, (lagi2 ga semua ya hehe), makanya gw terharu banget pas pilpres kali ini banyak yang biasanya apatis malah jadi semangat banget. Jokowieffect :)
    Semoga bener dengan kepilihnya Jokowi-JK, Indonesia jadi lebih baik, dan bangsa Indonesia akhirnya punya harapan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s